Nama : Rosmarlina
Prodi : PGSD
LPTK: Universitas Muhammadiyah Mataram
PROSES PEMBELAJARAN YANG MENCERMINKAN PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA DENGAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA
Proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD dengan konteks sosial budaya merupakan sebuah proses yang dinamis dengan seiring majunya zaman. Pendidikan mengalami tuntutan alam dan zaman yang baru sehingga potensi peserta didik dapat dikembangkan dengan baik. Pembelajaran yang baik diberikan guru kepada peserta didik harus sesuai agar peserta didik lebih mudah memahami apa yang diajarkan oleh guru. Selain itu, pengajaran yang diberikan disesuaikan dengan karakteristik pembelajaran dan karakteristik peserta didik. Ki hadjar Dewantara menegaskan bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. Dari sini dapat dilihat bahwa mendidik peserta didik harus sesuai dengan lingkungan alam mereka tinggal dan perkembangan zaman yang mereka alami saat itu. Dalam hal ini pentingnya memasukkan pondasi nilai-nilai sosial dalam pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan manusia yang tidak hanya pintar secara kognitif saja melainkan juga memiliki moral dan etika.
Penerapan pemikiran Ki Hadjar Dewantara di kelas, yaitu:
1. Melaksanakan pendidikan yang bersifat menyeluruh serta seimbang dalam memfasilitasi pengembangan cipta, rasa dan karsa.
2. Melaksanakan pendidikan yang komprehensif meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
3. Melaksanakan pendidikan dengan konteks sosial dan budaya peserta didik sesuai kodrat alam dan kodrat zaman.
4. Melaksanakan pendidikan sesuai tahapan perkembangan peserta didik.
5. Melaksanakan pembelajaran yang mengandung nilai karakter gotong royong, dengan cara diskusi yang memberikan kesempatan peserta didik berkolaborasi untuk memecahkan permasalahan-permasalahan.